Monday, September 4, 2023
Aku
belum mengucap maaf bukan? Iya aku yakin aku tidak pernah mengucap kata itu
padamu. Tapi tidak dengan hati dan pikiranku. Ku ucapkan kata itu berkali-kali
tiap ku ingat. Aku menangis setiap hari. Bukan karena aku sedih atau sakit,
tapi karena hanya itu yang bisa aku lakukan untuk membuat mata ini terpejam dan
pikiranku istirahat. Aku harus menangis dulu untuk bisa terlelap. I am that
mess right now. Tapi tadi malam aku tidak menangis, aku terlelap begitu saja
Ketika selimut ku genggam, aku Lelah. Tapi hari ini aku bangun, dan aku menangis.
Dadaku sesak. Selama ini aku selalu merasa tidak pernah dimengerti, aku
selalu merasa hanya aku yang sedalam ini. Aku tidak tau kalau ternyata kamu
merasa ‘goblok’ Ketika bersamaku. Aku tau aku juga pernah kamu sakiti, aku juga
pernah kamu tinggalkan. Bertahun-tahun aku seperti gila yang selalu mengatakan
aku tidak mencintaimu lagi di hadapan semua orang, padahal aku membohongi
bahkan diriku sendiri. Jadi begini rasanya ketika kamu mengetahui cintamu pergi
karena kamu sakiti. Aku tidak akan pernah membela diri lagi. Yang aku lakukan
memang salah. Aku kira sudah mencintaimu sedalam itu, tapi kalau diingat
aku pernah menyakitimu hanya karena laki-laki yang bahkan tidak bisa
menghargaiku. Iya waktu itu aku memang berpaling. Dengan sadar aku memilihnya,
tapi aku tidak menyadari saat itu juga aku kehilangan cintamu. Aku rusak
harapan yang aku buat sendiri. Lalu jika sekarang cintamu telah benar-benar
hilang, tiada lagi usaha yang bisa aku juang selain rela dan sadar diri. Katanya
cintailah orang yang cintanya setara dengan cintamu padanya. Lalu jika sekarang
kau dapatkan ‘dia’ yang cintanya mungkin lebih daripadamu, syukurilah dan jaga.
Terdengar sangat naif memang karena aku mengatakan hal yang gagal aku lakukan,
tapi percayalah. Saat ini tidak ada yang lebih sakit dari kesalahan yang tidak
akan diberikan kesempatan untuk diperbaiki. Lalu jika sekarang cintamu telah
benar-benar hilang, buanglah pandanganmu Ketika kita tak sengaja bertatap
seperti yang beberapa kali kau lakukan. Biasanya aku selalu bertanya kenapa? Lalu
jika sekarang cintamu telah benar-benar hilang, aku tidak apa. Tulisan-tulisan
ini aku tidak tau kapan akan berakhir, entah akan kau temukan atau tidak,
biarlah aku menuliskan yang tidak bisa aku katakan. Seperti doa dan harapku
yang lalu, jika sekarang cintamu benar-benar hilang, mari bertemu dalam setiap
cerita yang hanya bisa aku kenang.

Komentar
Posting Komentar